Selamat Datang Di Blog Andre Rizqi Wiguna

Saturday, November 9, 2013

Tugas ISD Pertemuan Ke 4

1. Pengertian Dari Individu Dan pertumbuhan


Individu berasal dari kata latin, “Individuum” yang artinya Tak terbagi. 
Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan, demikian pendapat Dr. A. Lysen.
Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga, rasa, rasio, dan rukun.

1. Raga, merupakan bentuk jasad manusia yang khas yang dapat membedakan antara individu yang satu dengan yang lain.

2. Rasa, merupakan perasaan manusia yang dapat menangkap objek gerakan dari benda-benda isi alam semesta atau perasaan yang menyangkut dengan keindahan

3. Rasio atau akal pikiran, merupakan kelengkapan manusia untuk mengembangkan diri, mengatasi segala sesuatu yang diperlukan dalam diri tiap manusia dan merupakan alat untuk mencerna apa yang diterima oleh panca indera.

4. Rukun atau pergaulan hidup, merupakan bentuk sosialisasi dengan manusia dan hidup berdampingan satu sama lain secara harmonis, damai dan saling melengkapi. Rukun inilah yang dapat membantu manusia untuk membentuk suatu kelompok social yang sering disebut masyarakat

Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran, volume dan massa yang bersifat irreversible(tidak dapat balik) karena adanya pembesaran sel dan pertambahan jumlah sel akibat adanya proses pembelahan sel. Pertumbuhan dapat dinyatakan secara kuantitatif karena pertumbuhan dapat diketahui dengan cara melihat perubahan yang terjadi pada makhluk hidup yang bersangkutan. Contohnya adalah pertumbuhan pada tumbuhan dapat di lihat dengan adanya perubahan tinggi babatang, menghitung jumlah daun, jumlah bunga, dll.

2. Faktor - Faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk

Kelahiran (Natalitas)
Kelahiran bersifat menambah jumlah penduduk. Ada beberapa faktor yang menghambat kelahiran (anti natalitas) dan yang mendukung kelahiran (pro natalitas)
Faktor-faktor penunjang kelahiran (pro natalitas) antara lain:
  • Kawin pada usia muda, karena ada anggapan bila terlambat kawin keluarga akan malu.
  • Anak dianggap sebagai sumber tenaga keluarga untuk membantu orang tua.
  • Anggapan bahwa banyak anak banyak rejeki
Kematian (Mortalitas)
Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk dan untuk menghitung besarnya angka kematian caranya hampir sama dengan perhitungan angka kelahiran.

Migrasi
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. 
Faktor-faktor terjadinya migrasi, yaitu :
1. Persediaan sumber daya alam
2. Lingkungan social budaya
3. Potensi ekonomi
4. Alat masa depan


Pendirian Nativistik. 

Menurut para ahli dari golongan ini berpendapat bahwa pertumbuhan itu semata-mata ditentukan oleh factor-faktor yang dibawa sejak lahir

Pendirian Empiristik dan environmentalistik. 

Pendirian ini berlawanan dengan pendapat nativistik, mereka menganggap bahwa pertumbuhan individu semata-mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.

Pendirian konvergensi dan interaksionisme. 

Aliran ini berpendapat bahwa interaksi antara dasar dan lingkungan dapat menentukan pertumbuhan individu

3. Pengertian Fungsi Keluarga dan Jenis dari Fungsi Keluarga :

Pengertian Fungsi Keluarga : Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan- pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga tersebut
Berikut ini adalah beberapa Fungsi keluarga, diantaranya:

1. Fungsi Pendidikan. 

Orangtua sebagai anggota keluarga berfungsi untuk mendidik anak-anak, dengan menyekolahkan mereka sampai ke jenjang yang tinggi. Selain pendidikan formal, keluarga juga bisa memberikan didikan informal diluar sekolah.
2. Fungsi Religius. 
keluarga juga berfungsi memperkenalkan agama atau keyakinan kepada ana-anak sejak mereka masih kecil. Orangtua wajib menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak mereka untuk bekal kehidupan setelah di dunia ini.
3. Fungsi Perlindungan. 
Dalam hal ini setiap anggota keluarga wajib memberikan perlindungan kepada anggota keluarga yang lain. Agar mereka merasa aman, nyaman, dan terlindungi.
4. Fungsi Sosialiasasi. 
Keluarga mempersiapakan anak untuk menjadi masyarakat yang baik. sebagai makhluk sosial, kita pasti saling membutuhkan satu individu dengan individu yang lain, oleh karena itu, keluarga mempersiapkan anak agar bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar
5. Fungsi Ekonomi. 
Fungsi ekonomi ini harus dijalankan oleh kepala keluarga. Ayah sebagai kepala keluarga wajib untuk bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga.
6. Fungsi Biologis. 
fungsi ini dijalankan untuk meneruskan keturunan. Agar tebentuk generasi penerus yang bisa mempertahankan nilai-nilai budaya yang ada dalam keluarga.

Jenis - Jenis keluarga : 
·     Keluarga inti atau keluarga batih atau nuclear family Adalah struktur keluarga yang terdiri dari suami, istri dengan anak-anak mereka yang belum menikah. Keluarga batih seperti ini merupakan keluarga batih yang sederhana yang disebut keluarga batih berdasarkan monogami. 
     Keluarga besar atau luas atau extended family. Merupakan kelompok kekerabatan yang terdiri dari keluarga batih tetapi seluruhnya merupakan suatu kesatuan sosial yang erat dan biasanya tinggal dalam satu tempat, rumah atau pekarangan. 

·      Keluarga luas atau besar tambahan (Multiple Nuclear Family) Adalah satu kelompok kekerabatan yang terdiri dari satu kelompok ini, dengan anggota kelompok tambahan seperti keponakan, tante, paman, family lainnya yang tidak ada hubungan darah langsung yang hidup bersama dalam satu rumah atau dapur.

4. Pengertian Keluarga Dan Masyarakat

Keluarga... 
     Apa itu keluarga?? Semua orang pasti mengetahui apa itu keluarga. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari ayah, ibu, anak, kakek, nenek, dan sebagainya yang hidup di bawah satu atap dan saling berhubungan. Keluarga juga sebagai tempat untuk berlindung dari segala sesuatu yang dapat membahayakan untuk diri kita sendiri. Keluarga dapat menjadi sarana untuk bertukar pikiran atau Sharing diantara anggota dari keluarga tersebut.
Masyarakat 
     Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) Kata society berasal dari bahasa latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan yang lain. Societas diturunkan dari kata socius yang berarti teman, sehingga arti society berhubungan erat dengan kata sosial. Secara implisit, kata society mengandung makna bahwa setiap anggotanya mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. 

     Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). 

     Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. 
Masyarakat dapat pula diorganisasikan berdasarkan struktur politiknya: berdasarkan urutan kompleksitas dan besar, terdapat masyarakat band, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.

5. Dua Golongan Dalam Masyarakat



Masyarakat sederhana. Dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitive) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, nampaknya berpangkal tolak dari latar belakang adanya kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yagn buas saat itu.
Masyarakat Maju. Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelomok sosial, atau lebih dikenal dengan sebuatan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.

Perbedaan Dari kedua Golongan tersebut yaitu dari Pola Pemikiran, Jika pada masyarakat Sederhana yang berfikiran Hidup apa adanya, sedangkan untuk Masyarakat Maju mereka lebih condong untuk berifikir untuk lebih dari menjadi Biasa.

6.Jelaskan Makna dari Individu, Keluarga, dan Masyarakat. Serta hubungan dari Ketiga Hal tersebut

Individu Manusia sebagai makhluk individu artinya manusia sebagai makhluk hidup atau makhluk individu maksudnya tiap manusia berhak atas milik pribadinya sendiri dan bisa disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Manusia individu adalah subyek yang mengalami kondisi manusia. Ini diikatkan dengan lingkungannya melalui indera mereka dan dengan masyarakat melalui kepribadian mereka, jenis kelamin mereka serta status sosial. Selama kehidupannya, ia berhasil melalui tahap bayi, kanak-kanak, remaja, kematangan dan usia lanjut. Deklarasi universal untuk hak asasi diadakan untuk melindungi hak masing-masing individu. Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil.

Keluarga
Makna dari keluarga adalah sebagai tempat pendidikan bagi seorang anak. Sebab karakter seseorang itu dibentuk dari lingkungan keluarganya, pleh sebab itu Keluarga memiliki peran yang sangat penting bagi Pembentukan Karakter seorang anak,Dimana bagian Moral dan Iman dijadikan sebagai Modal utama yang harus ditanamkan sejak dini. Pada Pribadi Seseorang. Kebahagiaan suatu keluarga bukan lah dilihat dari Segi Mata – Benda, tetapi dilihat dari Sejauh manakah ketaatan kepada Allah Swt 

Masyarakat
Masyarakat merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan komuniti manusia yang tinggal bersama-sama. Boleh juga dikatakan masyarakat itu merupakan jaringan perhubungan antara pelbagai individu. Dari segi pelaksanaan, ia bermaksud sesuatu yang dibuat - atau tidak dibuat - oleh kumpulan orang itu. Masyarakat merupakan subjek utama dalam pengkajian sains sosial.
Oleh kerana sesebuah masyarakat yang inginkan kestabilan memerlukan ahli-ahli yang sanggup menolong antara satu sama lain, maka ia perlu kepada nilai-nilai murni seperti kerakyatan, hak dan etika. Ini merupakan perkara asas untuk mencapai keadilan. 
Jika nilai-nilai ini gagal dipatuhi, orang akan mengatakan sesebuah masyarakat tersebut sebagai tidak adil dan musibah akan berlaku.

Hubungan Antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat 

Individu dengan keluarga, hubungan ini sangatlah mutlak. Dikarenakan individu terlahir dari keluarga, tumbuh dan berkembang dalam keluarga yang suatu saat individu ini akan membentuk keluarganya sendiri. Peran individu dalam keluarga merupakan resultan dari relasi biologis, psikologis dan sosial. Relasi khusus ini mencangkup kebudayaan lingkungan keluarga yang dinyatakan melalui bahasa (adat-istiadat, kebiasaan, norma-norma, dan nilai-nilai agama). 

Individu dengan masyarakat, hubungan ini adalah tahap selanjutnya dari seseorang yang telah mempelajari cara berinteraksi yang telah diajarkan dalam keluarga. Dalam hal ini, individu memasuki suatu ruang lingkup yang sangat luas karena terdapat individu yang berbeda dan berasal dari berbagai daerah/komunitas. Masyarakat itu bersifat makro. Sifat makro diperoleh dari kenyataan, bahwa masyarakat pada hakiaktnya terdiri dari sekian banyak komunias yang berbeda, sekaligus mencakup berbagai macam keluarga, lembaga dan individu – individu.

7. Jelaskan pengertian dari Urbanisasi Serta Proses Terjadinya Urbanisasi

Pengertian urbanisasi mengandung banyak makna bergantung dari sudut mana kita mengkajinya, diantaranya:
a. Urbanisasi diartikan sebagai proses pembengkakan kota yang diakibatkan oleh peningkatan jumlah penduduk yang sangat cepat. Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan alami penduduk kota dan adanya perpindahan penduduk dari desa ke kota. Dari pengertian ini sering diartikan bahwa urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota.
b. Urbanisasi diartikan juga sebagai proses bertambahnya jumlah kota pada suatu wilayah atau negara yang disebabkan oleh perkembangan sosial, ekonomi dan teknologi.
c. Urbanisasi diartikan sebagai proses berubahnya suasana kehidupan pedesaan menjadi suasana perkotaan.
d. Urbanisasi bisa pula diartikan sebagai pemekaran wilayah perkotaan.


Proses Terjadinya Urbanisasi

      Pertama, pemerintah berkeinginan untuk sesegera mungkin meningkatkan proporsi penduduk yang tinggal di daerah perkotaan. Hal ini berkaitan dengan kenyataan bahwa meningkatnya penduduk daerah perkotaan akan berkaitan erat dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi negara. Data memperlihatkan bahwa suatu negara atau daerah dengan tingkat perekonomian yang lebih tinggi, juga memiliki tingkat urbanisasi yang lebih tinggi, dan sebaliknya. Negara-negara industri pada umumnya memiliki tingkat urbanisasi di atas 75 persen. Bandingkan dengan negara berkembang yang sekarang ini. Tingkat urbanisasinya masih sekitar 35 persen sampai dengan 40 persen saja.

      Kedua, terjadinya tingkat urbanisasi yang berlebihan, atau tidak terkendali, dapat menimbulkan berbagai permasalahan pada penduduk itu sendiri. Ukuran terkendali atau tidaknya proses urbanisasi biasanya dikenal dengan ukuran primacy rate, yang kurang lebih diartikan sebagai kekuatan daya tarik kota terbesar pada suatu negara atau wilayah terhadap kota-kota di sekitarnya. Makin besar tingkat primacy menunjukkan keadaan yang kurang baik dalam proses urbanisasi. Sayangnya data mutahir mengenai primacy rate di Indonesia tidak tersedia.

8. Contoh Masalah Sosial yang berhubungan dengan Perkembangan Individu dan Keluarga

Individu
Dalam perkembangannya setiap individu dibebankan oleh berbagai peranan, yang berasal dari kondisi kebersamaan hidup dengan sesama manusia. Sering kali pula terdapat konflik dalam diri individu, karena tingkah laku yang khas dirinya bertentangan dengan peranan masyarakatnya. Namun setiap warga masyarakat yang namanya individu wajar untuk menyesuaikan tingkah lakunya sebagai bagian dari perilaku sosial masyarakatnya.
Adapun faktor-faktor tugas perkembangan itu,antara lain:
a. Kematangan fisik
b. Tuntutan masyarakat secara cultural
c. Tuntutan dan dorongan dari individu itu sendiri
d. Tuntutan norma agama

Namun, setiap individu khususnya remaja juga sering kali melakukan penyimpangan, berikut contoh penyimpangan yang dilakukan individu khususnya remaja:
· Kurang hormat pada orang tua atau orang dewasa lainnya.
· Meminum-minuman keras
· Mengkonsumsi obat-obat terlarang atau narkoba
· Dan lain-lain

Oleh karena itu, peran orang tua atau keluarga sangatlah penting untuk mencegah penyimpangan-penyimpangan itu dengan menanamkan ilmu agama, ilmu pengetahuan dan lain-lain.

Keluarga
Tentunya semua manusia menginginkan sebuah keluarga yang harmonis, tetapi ada juga anggapan orang bahwa ”Pertengkaran adalah sebuah bumbu dalam berumah tangga”. Tetapi semua itu harus dijalaninya dengan kepala dingin agar tidak terjadi keretakan. Banyak hal pemicu keretakan dalam berumah tangga seperti:
1. Ketidakcocokan
2. Perselingkuhan
3. Kekuatan cinta mengendur
4. Rencana berbeda

Semua itu juga ada cara pencegahan agar tidak terjadi keretakan atau percerain yaitu dengan cara:
1. Memberikan waktu khusus untuk keluarga
2. Saling percaya antarpasangan
3. Tidak melakukan perselingkuhan

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa setiap manusia akan menghadapi masalah sosial baik dalam perkembangan individumaupun keluarga. Dan dalam fase kehidupan, individu dihadapkan pada tugas-tugas perkembangan yang harus di dijalaninya, setiap fase mempunyai karakteristik yang berbeda dan saling terkait antara satu fase dan selanjutnya.

Friday, November 1, 2013

Mengkaji Hubungan antara Masalah Penduduk dengan Perkembangan kebudayaan


Mengkaji Hubungan antara Masalah Penduduk dengan Perkembangan kebudayaan

Penduduk, masyarakat dan kebudayaan adalah tiga aspek social yang tidak bias dipisahkan, karena ketiganya memiliki keterkaitan yang sangat erat. Masyarakat maupun kebudayaan tidak akan tercipta kalau tidak ada penduduk. Sementara itu manusia perlu untuk mengembangkan eksistensinya sehingga penduduk membutuhkan kebudayaan dan masyarakat yang merupakan media dimana penduduk dapat mengekspresikan aspek sosialnya. Selain itu, penduduk juga membutuhkan kebudayaan sebagai wahana bagi penduduk untuk mengembangkan dan mencapai potensi sebagai manusia.

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni, bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
         
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.

Contoh Budaya Barat yang Masuk ke Indonesia: 
1.     Bahasa
(banyak kosakata dalam bahasa Indonesia yang merupakan serapan dari bahasa Negara - Negara di belahan dunia barat sana, misal : mami, papi, solusi, film, dansa, dll)
2.    Musik (banyak aliran musik barat yang masuk ke Indonesia, misal : rap, rock n roll, reggae, dll) 
3.     Fashion (pakaian model barat : dasi, tuxedo, gaun, bikini, dll)
4.    Tarian (breakdance, tango, waltz, chacha, balet, dll)
5.    Kuliner (pizza, burger, hotdog, sosis, keju, yogurt, mentega, dll
6.    Tata cara pesta (misal wedding party ala barat, sweet seventeen party, dll)

Penyebab Budaya Asing masuk ke Indonesia :
1. Kurangnya Penjagaan yang ketat di wilayah gerbang Indonesia
Dalam gerbang wilayah Indonesia, sepertinya kurang adanya badan seleksi khusus yang bisa menyeleksi budaya-budaya asing negatif yang masuk ke Indonesia. Seperti masih banyaknya gambar serta video porno yang didatangkan dari luar.
2. Lifestyle yang berkiblat pada barat
Saat ini banyak masyarakat Indonesia yang meniru gaya hidup atau lifestyle orang-orang bule atau lebih berkiblat kebarat-baratan, yakni melakukan sex bebas, berpakaian mini, gaya hidup bebas tanpa ikatan atau biasa sering kita sebut dengan kumpul kebo. Istilah ini digunakan kepada pasangan yang bukan muhrimnya tetapi tinggal seatap tidak dalam tali pernikahan.
3. Penyalahgunaan Tekhnologi
Seperti sempat kita bahas diatas bahwa pemanfaatan tekhnologi yang salah dapat mempermudah arus budaya asinya negatif yang masuk. Seperti Internet sekarang ini internet banyak disalahgunakan untuk hal-hal negatif, seperti ada situs porno, melakukan hal penipuan, dll.

Cara Mengantisipasi Budaya Asing Negatif  Yang Masuk Ke Indonesia
Ada beberapa tindakan antisipasi yang perlu dilakukan oleh generasi muda terhadap pengaruh asing yang sifatnya negatif diantaranya :

1.  Bersikap kritis dan teliti
Sebagai penerus bangsa,kita harus bersikap kritis dan teliti terhadap hal-hal yang baru didatangkan dari luar, bagaimana kita bisa memfilter apakah hal ini bisa membawa dampak baik atau buruk bagi kita. Bersikaplah kritis terhadap sesuatu yang baru.
2.   Perluas Ilmu pengetahuan (IPTEK)
Sebelum budaya asing itu masuk sebaiknya kita telah mengetahui apa inovasi- inovasi yang masuk itu secara jelas dan rinci. Kita bisa mengetahui keguanaan hal itu secara keilmuannya, seperti situs jaringan facebook. Facebook saat ini sedang menjamur dikalangan masyarakat, dari berbagai usia semua menggunakan situs ini untuk menjalin tali silaturahmi yang telah lama terputus. Tetapi ada beberapa orang yang menyalahgunakan facebook sebagai ajang caci maki dan hina dina.
3.  Harus sesuai dengan Norma-norma yang berlaku di Indonesia
Pengaruh budaya asing yang masuk terkadang tidak sesuai dengan noram-norma yang berlaku di Indonesia.
4.  anamkan “Aku Cinta Indonesia”
Maksud dari simbol ini adalah bahwa adat istiadat yang ditularkan oleh nenek moyang kita adalah benar adanya dan dapat membawa manfaat yang baik bagi diri kita sendiri untuk masa kini dan kedepannya. Sehingga kita tidak mudah terbawa arus budaya asing yang membawa kita kepada dampak yang negatif
5.  Meningkatkan Keimanan dan ketakwaan
Seperti telah kita bahas bahwa agama merupakan pondasi utama dalam diri yang bisa mengontrol diri kita kepada hawa napsu yang akan mengganggu kita kedalam jurang kenistaan. Apabila sesorang sudah terbawa kedalam kesesatan, agamalah yang menjadi penolong umatnya agar berubah kembali menjadi lebih baik.

Mengkaji Pertumbuhan Penduduk Pada Perkembangan Sosial

Mengkaji Pengaruh pertumbuhan penduduk pada perkembangan sosial


PENDUDUK DAN PERMASALAHANNYA

          Orang yang pertama mengemukakan teori mengenai penduduk ialah “Thomas Robert Malthus. Dalam edisi pertamanya “Essay Population “ tahun 1798. Malthus mengemukakan adanya dua persoalan pokok, yaitu bahwa bahan makanan adalah penting utnuk kehidupan manusia dan nafsu manusia tidak dapat ditahan. Bertitik tolak dari hal itu teori Malthus yang sangat terkenal yaitu bahwa berlipat gandanya penduduk itu menurut deret ukur, sedangkan berlipat gandanya bahan makanan menurut deret hitung, sehingga pada suatu saat akan timbul persoalan-persoalan yang berhubungan dengan penduduk.

DINAMIKA PENDUDUK

          Dinamika penduduk menunjukkan adanya factor perubahan dalam hal jumlah penduduk yang disebabkan oleh adanya pertumbuhan penduduk. Penduduk bertambah  karena adanya unsurr lahir, mati, datang dan pergi.

Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk ada 2 yaitu ;
1.    Fertilitas adalah tingkat pertambahan anak yang dihitung dari jumlah kelahiran setiap seribu penduduk dalam satu tahun.
2. Mortalitas atau tingkat kematian secara kasar disebut Crude Date Rate (CDR), yaitu jumlah kematian pertahun perseribu penduduk. Untuk memproyeksikan penduduk dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut :

Pn = (1 + r) n x  Po
Pn = jumlah penduduk yang  dicari pada tahun tertentu (proyeksi penduduk)
 r = tingkat pertumbuhan penduduk dalam prosen
 n  = jumlah dari tahun yang akan diketahui
Po = jumlah penduduk yang diketahui apa tahun dasar


                                     Pengaruh Pertumbuhan Penduduk

   Ketidakseimbangan pertambahan penduduk : Ini akan memengaruhi kualitas hidup manusia. Usaha meningkatkan kualitas hidup manusia makin berat apabila jumlah penduduknya besar. Pertambahan penduduk yang tinggi dapat menghambat upaya untuk meningkatkan kemakmuran suatu negara. Apabila suatu negara memiliki pendapatan kecil dan jumlah penduduk banyak, pendapatan per kapita akan rendah. Hal itu menunjukkan bahwa taraf kehidupan ekonomi masyarakat rendah. Berikut ini, berbagai dampak dari kepadatan penduduk.

     Ketersediaan air bersih 
Meningkatnya jumlah penduduk menyebabkan peningkatan kebutuhan air, sehingga banyak pembagian air yang dikelola oleh PDAM tidak merata, dan kualitas air jernih yang tidak sempurna.

     Ketersediaan Pangan
Thomas Robert Maltus seorang sosiolog Inggris, mengemukakan teori yang berjudul Essay on The Principle of Population. Maltus menyimpulkan bahwa pertambahan penduduk mengikuti deret ukur, sedangkan pertambahan produksi pangan mengikuti deret hitung. Jadi semakin meningkat pertumbuhan penduduk, semakin tinggi pula kebutuhan pangan.

     Ketersediaan Lahan 
Pesatnya pertambahan penduduk mengakibatkan makin besar kepadatan penduduk Jumlah penduduk yang bertambah dengan luas lahan tetap menyebabkan peningkatan kepadatan penduduk. Akibatnya, makin besar perbandingan antara jumlah penduduk dan luas lahan. Pada akhirnya, lahan untuk perumahan makin sulit didapat. 

          Ketersediaan Udara Bersih 
Udara bersih merupakan kebutuhan mutlak bagi kelangsungan hidup manusia. Udara bersih banyak mengandung oksigen. Semakin banyak jumlah penduduk berarti semakin banyak oksigen yang diperlukan.

     Pencemaran Lingkungan 
Aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sering menimbulkan dampak buruk pada lingkungan. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan bahan bangunan dan kertas, maka kayu di hutan ditebang. Untuk memenuhi kebutuhan lahan pertanian, maka hutan dibuka dan rawa/lahan gambut dikeringkan.

Saturday, October 19, 2013

Mengembalikan Boot Loader Windows

Mengembalikan Boot Loader Window

     Terkadang bagi pengguna Windows apabila telah terjadi masalah dengan Sistem pasti akan langsung berfikir INUL ( Instal Ulang ) adalah Solusinya. Jangan Langsung berfikiran begitu karena masih ada Jalan keluarnya.

Inilah Solusinya.
Peralatan yang dibutuhkan :
1. DVD windows 7
2. Sesajen ( Kacang rasa bawang, Cireng, Susu Kental manis ) :p

Langkah - langkah nya :

1. Ucapkanlah " Bismillah "
2. Booting komputer Dari DVD-Room. Dan akan tampil seperti dibawah. Pilih    "Next"

3. Setelah itu Pilih "Repair Your Computer"


4. Ketika tampilan ini muncul Klik "Next"


5. Pilih "Command Prompt"


6. Di CMD ketikkanlah perintah berikut " "bootsect /nt60 SYS /mbr " ( Masukan Tanpa tanda kutip )


7. Maka akan muncul tampilan seperti berikut : 


8. Kemudian komputer anda akan mengrestart dengan sendirinya.
9. Setelah itu Windows anda sudah akan normal kembali.
10. Ucapkanlah " Alhamdulillah "

Wednesday, October 9, 2013

Kenyataan - Kenyataan Sosial dan Masalah - Masalah Sosial yang ada di Dalam Masyarakat.




     Kenyataan Sosial adalah Sesuatu yang dianggap sebagai Pengetahuan dan Pemahaman bersama oleh Masyarakat dan Kaum Kontrukvis tidak mengetahui bahwa adanya Kenyataan Sosial yang mutlak. Menurut Fierke "Kenyataan Sosial bukanlah Given, melainkan dibentuk pada Situasi Hitoris dan Budaya tertentu. Kenyataan Sosial hadir dengan perpaduan antara Agen dengan Struktur.

     Sedangkan Masalah adalah Kesenjangan antara mimpi dan realita, maksud nya adalah apa yang dicapai tidak sesuai dengan apa yang di cita - cita kan.
Namun, Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.

Masalah Sosial dapat dipengaruhi oleh beberapa Faktor, yaitu : 
1. Faktor Ekonomi    
Faktor ekonomi merupakan Faktor terbesar yang mempengaruhi Masalah sosial dalam Masyarakat, apalagi sekarang Perekrutan tenaga kerja banyak yang dilakukan dengan sistem kontrak.
2. Faktor Budaya
Kenakalan remaja adalah salah satunya, contohnya disaat jam sekolah berlangsung mereka malah tidak berada disekolah, melainkan tempat - tempat hiburan. Seperti Mall, Warnet, Taman, dll.
3. Faktor Biologis
Faktor ini adalah faktor menular yang dilakukan oleh kelompok tertentu
4.Faktor Psikologis
Sudah sangat banyak ajaran ajaran yang beredar dimuka bumi ini, khususnya di Indonesia, banyak sekali ajaran ajaran sesat yang menjerumuskan manusia untuk berfikir tidak rasional / Tidak berfikir pada umumnya.

       Contoh Dari Masalah Sosial yang saat ini sedang terjadi di Masyarakat adalah : Tingkat Pendidikan yang rendah, kenapa ? Karena ini dipengaruhi oleh Faktor Ekonomi. Banyak anak yang putus sekolah mulai dari Tk, SD, SMP, SMA, bahkan Mahasiswa dikarenakan biaya pendidikan yang tidak terjangkau sehingga menjadikan Jalanan Sebagai tempat terakhir mereka mengais rezeki.

       Contoh lain dari masalah sosial adalah Seks Bebas, ini sudah sering dianggap biasa oleh kalangan remaja zaman sekarang, karena sudah banyak tersedianya Tempat dan Fasilitas untuk melakukan nya. Contoh nya dizaman era Globalisasi ini sudah sangat mudah untuk mendapatkan informasi mengenai semua hal. Tempat wisata pun juga sama, ada saja tempat wisata yang menyediakan ruangan khusus yang hanya dapat ditempati oleh suatu pasangan tertentu.
             
     Dari hal ini dapat kita simpulkan mengenai Kenyataan Kenyataan Sosial dan Masalah Masalah Sosial yang sedang terjadi didalam masyarakat. Ini Semua dapat terjadi jika kita tidak bisa menahan diri / Mengontrol diri. Disini sikap kepedulian kita harus sangat diprioritaskan untuk menjaga kesetimbangan sosial.

Referensi: http://pandeverything.wordpress.com/2013/05/09/15-contoh-masalah-sosial/